







Peta Sebagai Penunjang Infomasi Geografis
Geografi adalah suatu pelukisan, penggambaran, penulisan, atau uraian tentang bumi dalam bentuk pembicaraanya tentang permukaan bumi, manusia sebagai penghuni, serta hubungan timbal balik di antara keduanya termasuk deskripsi dan analisisnya. Sehingga geografi di bagi menjadi 2 bagian yaitu:
Geografi fisik : bagian geografi yang mempelajari sifat dan keadaan fisik bumi serta alam yang mempengaruhi kehidupan manusia.
Geografi sosial : bagian geografi yang mempelajari hubungan antara aktivitas dan kehidupan manusia dengan permukaan bumi untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Kita semua yang ada di bumi ini harus mengerti dan memahami, paling tidak tahu tentang keadaan tempat yang kita huni ini secara keseluruhan, bagaimana bentuk bumi, permukaan bumi, dan apa yang ada di permukaan bumi itu sendiri.
Mengingat bumi ini sangat luas maka kita akan kesulitan untuk dapat mempelajarinya secara efektif dan efisien. Maka dari itu ilmu geografi muncul, yang di maksudkan untuk menginformasikan kepada masyarakat agar dapat mendapatkan sedikit gambaran tentang bumi. Tetapi jika kita tidak melihat bagaimana gambarnya secara langsung maka kita hanya bisa membayangkanya, sedangkan gambaran setiap orang akan berbeda dan tidak akan sama. Lalu kita harus menggunakan referensi lainya yaitu Peta yang berarti gambar sebagian atau seluruh permukaan bumi yang di lukis pada bidang datar dengan memakai skala. Dengan adanya peta maka pemahaman kita dalam mempelajari bumi akan lebih mudah.
Sejak zaman dahulu peta telah di buat oleh sebagian masyarakat primitive yang berbentuk manuskrip yaitu peta yang digambar dan ditulis dengan tangan. Sejak zaman dahulu peta juga sudah di gunakan untuk penunjuk arah dalam berburu dan berpindah tempat. Sedangkan pada zaman sekarang peta di perlukan untuk pengembangan ilmu geografi atau ilmu-ilmu lainya yang membutuhkan peta.
Peta sebagai gambaran permukaan bumi memiliki ciri-ciri tertentu,
yaitu :
1. Dapat memperlihatkan posisi dan lokasi relative atau mengetahui letak sutu tampat dalam hubunganya terhadap tempat lain di permukaan bumi.
2. memiliki ukuran. Dari peta dapat di ukur luas daerah dan jarak-jarak di permukaan bumi.
3. memperlihatkan bentuk. Dari peta dengan skala tertentu dapat dilihat bentuk-bentuk daerah deposit mineral, daerah-daerah perdagangan, benua-benua, Negara-negara, gunung-gunung, dan objek lain yang cukup besar.
4. menghimpun data-data dari suatu daerah san menyatakanya di atas permukaan bidang datar dengan ukuran yang secukupnya, memakai sumber-sumber yang telah di seleksi dari sejumlah data tertentu yang memadai bagi hal yang di persoalkan.
Peta dapat menggambarkan semua penampakan yang ada pada suatu daerah secara lengkap dan dapat menggambarkan konfigurasi permukaan bumi (reliefnya) dengan di lengkapi dengan kenampakan yang lain seperti perairan (hidrografi), kebudayaan. Dan peta ini dinamakan peta topografi.
Dengan demikian peta sangat membantu dalam penunjangan informasi-informasi geografis.
Label: pelajaran
November 06, 2008 // 22.24